![]() |
| KOTA TUA |
Siapa yang tidak tahu dengan Kota Tua? Kota Tua adalah objek wisata yang banyak di datangi oleh orang lokal maupun orang luar negeri atau bisa kita sebut dengan "bule/turis" Kota Tua berada di Jakarta khususnya di Jakarta Kota. Tetapi banyak orang yang mengira destinasi wisata di Kota Tua hanya sebatas area Museum dan Lapangan Fatahillah saja. Padahal kawasan Kota Tua Jakarta menawarkan banyak atraksi wisata yang cukup beragam, mulai dari wisata sejarah, wisata bahari, hingga wisata belanja.Kota Tua sangat ramai dan terus ramai apalagi hari libur banyak orang yang ingin liburan ke Kota Tua ntah itu untuk melihat musium atau hanya sekedar berfoto saja.Untuk pergi kesini kalian hanya perlu mempersiapkan uang yang tidak begitu banyak hanya sekitar 30rb atau 50rb khusus yang suka naik kereta listrik.
![]() |
| MUSEUM FATAHILLAH |
Pertama kelompok kami melihat Museum Fatahillah yang
berwarna putih dan di tengah atasnya terlihat bendera merah putih. Museum ini
sangat luas tetapi kita tidak bisa masuk ke dalam hanya di perbolehkan melihat
dari luar saja. Tidak diragukan lagi, gedung Museum Sejarah Jakarta atau Museum
Fatahillah merupakan ikon utama kawasan kota Tua Jakarta. Gedung yang dulunya
merupakan balaikota ini pertama kali didirikan pada tahun 1626 oleh Gubernur
Jenderal Jan Pieterszoon Coen dan dibangun kembali pada tahun 1707 oleh
Gubernur Jenderal Joan van Hoorn. Di masa lalu, gedung seluas 1300 meter
persegi ini merupakan pusat pemerintahan VOC sebelum pindah ke kawasan
Weltevreden pada masa Hindia Belanda. Koleksi yang dipamerkan di museum ini
antara lain replika peninggalan era Tarumanegara dan Pajajaran di Jakarta,
hasil penggalian arkeologi di Jakarta, mebel antik, keramik, gerabah, prasasti
dan patung.
![]() |
| GEDOENG JASINDO |
Lalu yang kedua kami melihat sebuah bangunan yang bertulis
Gedoeng Jasindo, kami tidak begitu tahu dengan gedung tersebut tetapi Gedung
Jasindo adalah bangunan bekas gedung NV West-Java Handel-Maatschappij (WEVA)
atau Kantoorgeouwen West-Java Handel-Maatschappij, yang dibangun pada tahun
1912. Desain bangunan ini dilakukan oleh NV Architecten-Ingenieursbureau
Hulswit en Fermont te Weltevreden en Ed. Cupers te Amsterdam.
![]() |
| MUSEUM WAYANG |
Dan yang ketiga kami melihat dengan dekat ada gedung yang
disebut Museum Wayang.Museum Wayang terletak tidak jauh dari Museum Fatahillah
dan tadinya merupakan gereja bernama De Oude Hollandsche Kerk. Pada tahun 1732
gedung ini diperbaiki dan diganti namanya menjadi De Nieuwe Hollandse Kerk.
Pada tahun 1975, bangunan ini resmi digunakan sebagai museum wayang yang
memamerkan aneka wayang dan boneka dari seluruh dunia.
Namun sayangnya kita tidak mendokumentasi wawancara dengan
video melainkan hanya suara saja, tetapi kami mendapatkan sesuatu yang sangat
berharga dari salah satu pekerja disana yaitu "Saya suka sejarah,
anak-anak saya pun suka kalau saya ajak kesini karena banyak gedung museum
seperti museum Bank Indonesia, Museum Wayang dan Museum Fatahillah. Saya
bekerja disini sudah 10 tahun lebih dan saya tidak merasakan bosan." Kata
bapak Alfian, Pegawai di Kota Tua
Dan ini foto kelompok kami di Kota Tua :
Nama Kelompok :
Dinda Nurmala (NPM : 12616100)
Ezra Caesar Immanuel Tahapary (NPM : 12616417)
Muhammad Bayu Maulana (NPM : 14616751)
Wahyu Dika Akbar (NPM : 17616598)






WOW
ReplyDelete